Start Mengerikan Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026: Dua Laga, Tujuh Gol, Nol Kebobolan

Persija Jakarta

Persija Jakarta memulai kiprahnya di BRI Super League 2025/2026 dengan performa yang benar-benar mengesankan. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu berhasil meraih kemenangan dalam dua laga perdana, menunjukkan kombinasi sempurna antara serangan tajam dan pertahanan kokoh. Dari catatan resmi pertandingan, Persija sukses mencetak tujuh gol tanpa sekalipun kebobolan, membuktikan bahwa mereka siap menjadi salah satu kandidat juara musim ini.

Kinerja impresif ini tidak lepas dari strategi Mauricio Souza, pelatih anyar Persija Jakarta, yang berhasil menanamkan mental juara dan kedisiplinan pertahanan sejak pekan pertama. Tidak hanya itu, penampilan individu pemain kunci, termasuk Jordi Amat dan Carlos Eduardo, membuat lini belakang Macan Kemayoran menjadi salah satu yang paling sulit ditembus lawan di awal musim.


Dua Laga Perdana: Tren Positif dan Dominasi Persija

Pekan Pertama: Kemenangan Telak atas Persita Tangerang

Laga pembuka Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026 digelar di Stadion Patriot Candrabhaga saat menjamu Persita Tangerang. Dalam pertandingan tersebut, Persija tampil agresif sejak menit awal. Serangan cepat dan koordinasi lini tengah membuat Persita kesulitan membangun permainan.

Macan Kemayoran berhasil menutup laga dengan kemenangan telak 4-0. Tujuh gol yang tercipta dalam dua laga awal sebagian besar berasal dari kreativitas lini depan Persija yang didukung solidnya lini tengah. Keunggulan ini menunjukkan bahwa tim bukan hanya mampu menang, tetapi juga mendominasi penguasaan bola dan ritme pertandingan.

Pekan Kedua: Menang Nyaman di Kandang Persis Solo

Performa positif itu berlanjut ketika Persija harus bertandang ke markas Persis Solo. Banyak pihak meragukan kemampuan tim untuk tampil konsisten di luar kandang, namun Persija justru memperlihatkan permainan dominan. Laga berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Macan Kemayoran.

Keberhasilan ini membuat Persija memimpin klasemen sementara BRI Super League, sekaligus menegaskan bahwa mereka mampu menjaga performa tanpa mengorbankan aspek pertahanan. Nol kebobolan dalam dua laga awal merupakan indikasi solidnya struktur defensif yang dibangun Mauricio Souza.


Jordi Amat Puji Lini Pertahanan Persija

Salah satu faktor kunci di balik kesuksesan awal Persija adalah performa solid lini belakang. Bek senior dan kapten lapangan, Jordi Amat, memberikan pujian khusus kepada rekan-rekannya.

“Saya pikir semua pemain bermain sangat bagus. Performa yang sangat solid dari lini belakang. Carlos Eduardo menjadi pemain penting di laga melawan Persis. Jadi, saya sangat, sangat senang,” ungkap Jordi Amat.

Menurut Amat, kerja sama antar pemain bertahan menjadi kunci clean sheet yang diraih Persija. Tidak hanya pemain belakang, Amat menekankan kontribusi lini tengah yang rajin membantu pertahanan dan memotong aliran bola lawan. Kedisiplinan ini menjadi salah satu alasan utama mengapa Persija belum kebobolan di dua pertandingan pertama.

Amat juga menambahkan bahwa kemenangan tandang melawan Persis Solo merupakan bukti bahwa Persija memiliki tim yang berpotensi besar. “Kami tahu kami bisa melakukannya. Kami punya tim yang potensial dan bisa menunjukkannya pada pertandingan itu. Performa sangat apik selama 90 menit,” tambahnya.


Statistik Awal Musim Persija Jakarta

  • Jumlah Laga: 2
  • Jumlah Gol: 7
  • Clean Sheet: 2
  • Kemenangan: 2
  • Kekalahan: 0

Dari statistik tersebut, Persija jelas menunjukkan performa menakjubkan di awal musim. Keunggulan tidak hanya pada jumlah gol, tetapi juga pada keseimbangan tim antara menyerang dan bertahan.


Tantangan Berikutnya: Perang Bintang Lawan Malut United

Setelah meraih dua kemenangan beruntun, Persija Jakarta akan menghadapi ujian sesungguhnya pada pekan ketiga. Tim yang baru promosi, Malut United, akan datang ke Jakarta untuk melakoni laga akbar yang diprediksi akan menjadi pertandingan penuh intensitas.

Pertandingan ini akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Duel ini dijuluki “perang bintang” karena Malut United berhasil merekrut beberapa pemain top, menjadikannya tim yang berpotensi mengganggu dominasi Persija.

Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit sejak menit pertama. Persija dituntut untuk menjaga performa defensif sekaligus mempertahankan ketajaman lini serang. Strategi Mauricio Souza akan diuji dalam menghadapi tim yang mampu memanfaatkan celah sekecil apapun.


Analisis Peluang Persija di BRI Super League 2025/2026

Jika Persija mampu mempertahankan tren awal, peluang mereka untuk bersaing di papan atas sangat terbuka. Solidnya lini pertahanan yang dipuji Amat, serta kreativitas lini depan, membuat Macan Kemayoran menjadi tim yang sulit dikalahkan.

Namun, tantangan tetap ada. Laga melawan tim bertabur bintang seperti Malut United menjadi ujian pertama yang menuntut konsistensi mental dan fisik. Mauricio Souza harus memastikan seluruh pemain tetap fokus, karena dalam kompetisi sengit seperti BRI Super League, satu kekalahan bisa memengaruhi momentum.

Selain itu, faktor kebugaran pemain juga menjadi perhatian. Dua laga awal memang berjalan mulus, tetapi jadwal padat BRI Super League mengharuskan rotasi pemain agar performa tetap maksimal. Pemain kunci seperti Jordi Amat, Carlos Eduardo, dan lini depan harus dikelola dengan cermat.


Kesimpulan: Persija Jakarta Siap Jadi Ancaman

Persija Jakarta memulai musim BRI Super League 2025/2026 dengan performa impresif: dua kemenangan, tujuh gol, dan nol kebobolan. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi Mauricio Souza dan solidnya lini pertahanan yang mendapat pujian dari Jordi Amat.

Pertandingan selanjutnya melawan Malut United akan menjadi ujian nyata. Jika Macan Kemayoran mampu mempertahankan ritme, mereka berpotensi menjadi kandidat juara dan ancaman serius bagi tim lain.

Start mengerikan ini menunjukkan bahwa Persija bukan hanya serius di papan atas klasemen, tetapi juga memiliki mental juara yang dapat bertahan sepanjang musim. Fans tentu menantikan pertandingan selanjutnya dengan penuh antusias.