Bintang PSG Fabian Ruiz Buka Suara: Saya Ingin Pensiun di Real Betis!

Fabian Ruiz

Gelandang Paris Saint-Germain, Fabian Ruiz, membuat pernyataan mengejutkan terkait masa depannya di dunia sepak bola. Di tengah penampilan apiknya bersama PSG dan konsistensinya di Timnas Spanyol, Ruiz secara terbuka mengungkapkan bahwa ia menyimpan impian untuk kembali ke klub masa kecilnya, Real Betis, dan bahkan berharap dapat mengakhiri karier di sana.

Pernyataan tersebut muncul di momen penting, ketika Timnas Spanyol sedang bersiap menghadapi Turki dalam laga krusial kualifikasi menuju Piala Dunia 2026. Spanyol sendiri hanya perlu menghindari kekalahan dengan selisih sembilan gol agar mampu mengamankan tiket ke turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut. Meski fokus tim nasional sedang tinggi, Ruiz tetap mencuri perhatian dengan komentar jujurnya mengenai masa depan kariernya.


Cinta Abadi Fabian Ruiz untuk Real Betis

Fabian Ruiz bukan nama asing bagi para penggemar Real Betis. Pemain berusia matang itu merupakan didikan asli akademi klub tersebut sebelum akhirnya memulai petualangan karier profesionalnya di luar Spanyol. Ruiz sempat bersinar bersama Napoli sebelum akhirnya direkrut PSG, di mana ia berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik Eropa.

Namun, meski namanya melambung di level tertinggi sepak bola, Ruiz mengakui bahwa hatinya tetap tertambat pada klub masa kecilnya, Real Betis. Baginya, Betis bukan sekadar klub, melainkan bagian dari identitasnya sebagai pemain.

“Saya adalah penggemar Betis dan saya selalu mengatakan bahwa saya ingin mengakhiri karier saya di Betis, meskipun saya tidak tahu kapan,” ujar Fabian kepada Cadena SER.

Ruiz juga mengungkapkan bahwa ia selalu mengikuti perkembangan Betis dari kejauhan. Ia merasa bahagia melihat kemajuan klub yang dalam beberapa musim terakhir tampil kompetitif di La Liga dan berbagai kompetisi Eropa.

“Saya senang dengan semua hal baik yang terjadi pada mereka. Mereka mengalami beberapa musim yang sangat baik dengan pemain bagus,” lanjutnya.

Kecintaannya terhadap Betis menjadi bukti bahwa meski berada di klub elite seperti PSG, Ruiz tetap memiliki ikatan emosional yang kuat dengan tempat di mana ia memulai segalanya.


Kredit Besar untuk Manuel Pellegrini

Fabian Ruiz tak hanya memuji performa Real Betis secara keseluruhan, tetapi juga memberikan apresiasi khusus kepada pelatih mereka, Manuel Pellegrini. Menurutnya, kesuksesan Betis dalam beberapa musim terakhir tak lepas dari tangan dingin pelatih asal Chile tersebut.

“Dan itu juga berkat Manuel Pellegrini,” kata Fabian.

Pellegrini memang dikenal sebagai pelatih berpengalaman yang mampu memberikan kestabilan dan identitas permainan yang jelas kepada tim-tim yang ia tangani. Di bawah arahannya, Betis berkembang menjadi salah satu tim yang konsisten tampil baik, bahkan mampu bersaing dengan klub-klub besar La Liga.

Ruiz berharap Pellegrini dapat bertahan lebih lama di Betis.

“Mari kita berharap dia terus berlanjut karena dia pelatih yang sangat baik,” tegasnya.

Apresiasi Ruiz kepada Pellegrini memperlihatkan betapa besar rasa hormatnya terhadap perjalanan Betis yang kini semakin kompetitif dan stabil.


Persaingan Positif di Timnas Spanyol

Beralih ke dinamika di tim nasional, Ruiz mengakui bahwa persaingan di lini tengah Spanyol semakin ketat. Ia harus bersaing dengan gelandang kelas atas seperti Martin Zubimendi, Mikel Merino, serta trio inti seperti Dani Olmo, Rodri, dan dirinya sendiri.

Namun, bukan Ruiz namanya jika tidak memandang situasi ini sebagai sesuatu yang positif. Menurutnya, persaingan ketat justru membuat seluruh pemain semakin termotivasi untuk tampil maksimal.

“Itu membuat kami lebih kompetitif dan mendorong kami untuk selalu berada dalam performa terbaik,” ujar Fabian.

Ruiz meyakini bahwa kualitas gelandang Spanyol saat ini menunjukkan betapa kuatnya kedalaman skuad La Roja. Bahkan, siapapun yang diturunkan masih mampu menjaga standar permainan tinggi.

“Tampaknya, siapa pun yang bermain, semua pemain tampil baik, dan itu berbicara banyak tentang tingginya level Spanyol,” tambahnya.

Persaingan sehat semacam ini diyakini menjadi kunci Spanyol tetap solid dan kompetitif dalam menghadapi berbagai turnamen internasional.


Impian Penebusan di Piala Dunia 2026

Di balik ketenangannya, Ruiz ternyata memiliki motivasi besar yang sedang ia kejar: tampil di Piala Dunia 2026. Ia merasa memiliki misi pribadi karena sebelumnya tidak dapat ambil bagian dalam edisi terakhir Piala Dunia.

“Bermain di Piala Dunia adalah mimpi yang saya perjuangkan, karena saya tidak bisa hadir di Piala Dunia terakhir, dan saya harap saya bisa mencapainya pada tahun 2026,” tuturnya.

Laga kualifikasi yang digelar di Seville memberikan arti khusus bagi Ruiz. Bermain di kota kelahirannya dan mendapat dukungan dari keluarga serta para pendukung setempat membuat motivasinya semakin berlipat.

“Selalu menyenangkan bermain di rumah, bersama keluarga saya dan penggemar saya,” pungkasnya.

Ruiz berharap, performa konsisten bersama PSG dan kontribusinya di tim nasional dapat membawanya menuju impian besar tampil di panggung dunia.